Jumat, 15 Maret 2013

Nonton,Buku,& Makan

Selasa,12 Maret 2013 yg lalu,adalah hari libur nasional yg jatuh pada Hari Raya Nyepi.Jadi,keluargaku memutuskan untuk jalan-jalan di Mal Ciputra.Pada pukul 14.30,aku pergi ke Mal Ciputra.Sesampai di sana,pertama,aku menonton film The Great and Powerful of Oz di Bioskop 21 pada pukul 15.35.Film itu mengisahkan tentang seorang pesulap yang masuk ke Oz,dunia ajaib tempat tinggal para penyihir.Di sana,ia bertemu dua penyihir baikhati,yaitu Glinda (penyihir elemen air) dan Theodora (penyihir elemen api).Tapi,ada juga penyihir jahat di sana,yaitu Evanora (penyihir elemen cahaya),yg juga kakak Theodora.Ia ingin menguasai Emerald City,ibukota Oz.Ia juga memantrai adiknya sendiri dengan apel beracun sehingga ia juga menjadi jahat dan dapat membantu Evanora untuk memberontak seluruh wilayah Oz.Bersama teman-teman barunya,yaitu Finley si monyet bersayap serta China Girl si boneka porselen dan juga Glinda,pesulap tsb berjuang menyelamatkan negeri Oz dari Evanora dan Theodora.Saat itulah kebaikan dan keberanian pesulap tsb diuji.Selesai nonton pada pukul 17.15,aku pergi ke toko buku dan membeli buku ensiklopedia serta buku biografi.Setelah itu,aku makan malam di Food World dan pulang ke rumah.

Minggu, 10 Maret 2013

Review Film Hachiko

Hachiko:The Dog Story (biasa disingkat Hachiko) adalah sebuah film bergenre true story(kisah nyata) yang diambil dari sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang pada tahun 1924.Film itu mengisahkan seorang profesor yg bernama Profesor Parker yang menemukan seekor anjing yang terlantar di stasiun kereta api.Awalnya,Profesor Parker berusaha menemukan pemilik anjing itu,tetapi,lama kelamaan,ia semakin sayang sama anjing itu sehingga ia tidak jadi mengembalikan anjing itu pada pemiliknya dan memutuskan untuk memeliharanya.Saat itu,ia menemukan tulisan Jepang di kalung tanda pengenal anjing itu.Ia yakin pasti tulisan itu nama anjing tersebut.Kemudian,ia meminta temannya yang berkebangsaan Jepang untuk mengartikan tulisan itu.Setelah dilihat,teman Profesor Parker mengatakan bahwa tulisan itu dibaca Hachiko.Akhirnya,Profesor Parker bersama keluarganya memelihara Hachiko.Setiap hari,Hachiko yang biasa dipanggil Hachi itu selalu mengantarkan Profesor Parker ke stasiun tempat ia selalu berangkat ke luar kota untuk menjalankan tugasnya.Dan setiap pukul 5 sore,waktu dimana Profesor Parker pulang ke kotanya,Hachi selalu siap menjemput Profesor Parker dengan menunggu di depan stasiun.Begitu Profesor Parker keluar dari kereta api,Hachi selalu menyambutnya dan mengantarnya pulang.Akan tetapi,beberapa tahun kemudian,Profesor Parker meninggal dunia karena serangan jantung.Akan tetapi,Hachi samasekali tidak tahu Profesor Parker meninggal.Sama seperti biasa,ia menunggu di depan stasiun pada pukul 5 sore untuk menjemput tuannya.Ia tidak tahu bahwa Profesor Parker tidak akan kembali lagi.Namun,ia tidak peduli.Dengan setia,Hachi terus menunggu tuannya yang sudah tiada,di antara roda baja yang berkendara.Hujan,salju,dan terik matahari,tidak ia pedulikan.Saat itu,Andy,anak perempuan Profesor Parker ,bersama suaminya,memutuskan untuk memelihara Hachi.Akan tetapi,Hachi tidak betah.Ia masih ingin menunggu Profesor Parker di stasiun kereta api.Akhirnya,Andy rela melepas kepergian Hachi,karena ia tahu akan keinginan Hachi.Sejak saat itulah,Hachi tinggal di stasiun itu.Seorang penjual hotdog kenalan Profesor Parker selalu memberi Hachi hotdog gratis.Meskipun ia selalu dirawat oleh penjual hotdog itu,beberapa tahun kemudian,Hachi mati di depan stasiun tempat ia menunggu Profesor Parker.Beberapa tahun kemudian,kisah kesetiaan dan keteladanan Hachi dituliskan oleh anak laki-laki Andy di tugas sekolahnya.Bahkan kisah Hachi pun menjadi terkenal di seluruh dunia.Kalau di cerita aslinya,dibuatkan patung perunggu Hachi di Stasiun Shibuya,Jepang untuk mengingat kesetiaan Hachi yang telah dilakukannya selama bertahun-tahun.